Senin, 02 Maret 2020

Persiapan Pembangunan Raga Desa, Kalurahan Salamrejo Adakan Rapat Koordinasi





Desa Desa menjadi sentral penting di era Pemerntahan Jokowi. Triliunan Rupiah terus digelontorkan Jokowi ke desa-desa di Indonesia. Targetnya jelas, mensejahterakan Indonesia dimulai dari Desa. Sasaran dana desa yakni untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan kemasyarakatan, dan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Tujuan Dana Desa adalah untuk meningkatkan pelayanan publik di desa, mengentaskan kemiskinan, memajukan Perekonomian Masyarakat, mengatasi kesenjangan pembangunan antardesa, dan memperkuat masyarakat desa sebagai subjek dari pembangunan. Banyak potensi yang bisa digali ketika sebuah desa memiliki sarana dan prasarana olahraga. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menaruh perhatian untuk mengembangkan desa melalui pembangunan Sarana Olahraga Desa (Raga Desa). 

Raga Desa juga dapat memacu kegiatan ekonomi desa. Sejumlah kegiatan yang dapat dilakukan dengan adanya Raga Desa yakni Liga Desa Nusantara (LDN), Festival Desa(Expo/Bersih Desa). Salah satu manfaat nyata kehadiran Dana Desa dalam membangun sarana olahraga. 

Di Kalurahan Salamrejo Kapanewon Sentolo Kabupaten Kulonprogo contohnya, Pemerintah Kalurahan setempat tengah serius membangun lapangan dengan standar untuk melangsungkan kegiatan olahraga  masyarakat Kalurahan Salamrejo. Pembangunan lapangan tersebut direncanakan akan dilaksnakan di tahun 2020 ini. Sedangkan sumber pendanaan berasal dari dana desa yang sudah teranggarkan di APBDes 2020. 

Dalam rangka persiapan pelaksanaan pembangunan lapangan olahraga tersebut, Pemerintah Kalurahan Salamrejo mengadakan rapat  koordinasi dengan mengundang beberapa tokoh masyarakat, pengurus tim PS Organ (anggota askab Kabupaten Kulonprogo), dan pendamping desa. Rencana  pembangunan akan dimulai dari normalisasi resapan air lapangan. Mengingat waktu  sudah memasuki musim penghujan,  dan  secara geografis lapangan berada bersebelahan dengan persawahan sehingga ketika curah hujan tinggi air masuk ke lapangan. 

Dalam rapat koordinasi tersebut  Pemerintah Kalurahan Salamrejo dan perwakilan dari warga sepakat untuk tidak menggembala hewan ternak di  lapangan olahraga  tersebut  demi kenyamanan dan kebersihan lapangan olahraga. Selain itu juga disepakai Pemerintah Kalurahan Salamrejo akan menata lapangan seluas 100 x 70 meter.  Salah satunya menata lapangan untuk tidak digunakan sebagai akses jalur perlintasan sepeda motor menuju ke sawah. Harapan kedepan lapangan Kalurahan Salamrejo bisa di gunakan tim sepakbola dari manapun dengan sistem sewa per match yang di kelola oleh BUMDES setempat. (EGA)

0 komentar:

Posting Komentar